Senin, 08 Agustus 2016

Film Adaptasi Manga Bergengsi Fullmetal Alchemist Tayang 2017

Fullmetal Alchemist telah menjadi salah satu karya besar di Jepang. Berkat jalan ceritanya, manga sekaligus anime tersebut sukses mendapatkan penghargaan bergengsi. Belakangan, diumumkan bahwa film live-action Fullmetal Alchemist akan segera dibuat. Seperti disampaikan JPop Asia, Selasa (24/5/2016), rencana perilisan film adaptasi manga karya Hiromu Arakawa itu, diumumkan pertama kali oleh Warner Bros. Proses syuting Fullmetal Alchemist rencananya digelar di Italia pada awal Juni untuk berlanjut ke Jepang pada pertengahan Agustus 2016.
"Saya ingin menciptakan gaya yang sebanyak mungkin mengikuti manga asli. Para pemain sepenuhnya orang Jepang, tetapi memiliki latar belakang budaya Eropa. Namun, ini adalah gaya yang tidak mewakili ras atau negara tertentu," ujar sutradara Sori Fumihiko saat menjelaskan visi film Fullmetal Alchemist.
Para pemain film Fullmetal Alchemist telah dipilih dan daftarnya bisa dilihat seperti berikut ini:
- Yamada Ryosuke sebagai Edward Elric
- Honda Tsubasa sebagai Winry Rockbell
- Dean Fujioka sebagai Roy Mustang
- Kohinata Fumiyo sebagai General Hakuro
- Sato Ryuta sebagai Maes Hughes
- Renbutsu Misako sebagai Riza Hawkeye
- Natsuna sebagai Maria Ross
- Harada Natsuki sebagai Gracia Hughes
- Oizumi Yo sebagai Shou Tucker
- Kunimura Jun sebagai Doctor Marco
- Matsuyuki Yasuko sebagai Lust
- Hongou Kanata sebagai Envy
- Uchiyama Shinji sebagai Gluttony
- Ishimaru Kenjiro sebagai Father Cornello
Belum ada satu pun informasi yang pasti mengenai alur cerita film ini. Karakter Alphonse Elric yang menjadi salah satu tokoh utama manga dan anime, tetap dimasukkan meskipun belum diketahui siapa pemainnya. Peran Alphonse dalam film juga masih misterius.


Sutradara Sori Fumihiko sendiri merasa yakin kalau fans manga dan anime akan sangat antusias dengan rencananya untuk film ini. Film adaptasi Fullmetal Alchemist rencananya bakal diputar di Jepang selama musim dingin 2017.
Fullmetal Alchemist pertama kali terbit sebagai manga di majalah Monthly Shonen Gangan sejak Juli 2001. Versi anime mengudara pada 2003 dan didaur ulang pada 2009 denga judul Fullmetal Alchemist: Brotherhood. Manga Fullmetal Alchemist memenangkan Shogakukan Manga Award ke-49 kategori Shonen pada 2004 dan Seiun Award pada 2011.


 

Universitas Ini Mewajibkan
Mahasiswanya Tonton Anim 20 Anime Perminggu










Bagi kebanyakan orang penyuka anime (kartun Jepang) dan manga (komik Jepang), dapat mempelajari anime dan manga secara serius mungkin sebuah kesenangan tersendiri. Namun, pernahkah Anda bayangkan apa yang sebenarnya mereka pelajari?

Seorang mahasiswa dari salah satu universitas di Jepang yang tidak sebutkan namanya, mengunggah silabus mata kuliah anime dan manga yang ia jalani. Dan apa yang tercantum di sana cukup membuat banyak orang geleng-geleng kepala.
Dalam silabus itu dijelaskan kalau mahasiswa nantinya akan mempelajari anime sebagai subjek dalam film dan seni, memeriksa tren dan menganalisa anime dan manga dari tahun 2000-an, maupun yang berusia lebih tua seperti Evangelion dan Gundam. Di sana juga dijelaskan bahwa mahasiswa akan membahas budaya moe, gim, fujoshi, cosplay, dan simbol dalam manga.




Yang cukup memberatkan, di silabus tersebut juga tertulis keharusan bagi mahasiswa menonton 20 lebih episode anime per minggu, membaca 10 buku atau lebih per bulan, maupun berpengalaman dengan budaya visual.
Perlu diingat bagi yang mengira tugas menonton 20 anime selama seminggu adalah mudah, tidak semua episode anime berdurasi 20-30 menit. Beberapa dari episode anime dapat menghabiskan waktu hingga satu jam. Dan lagi, karena tugas mahasiswa merupakan menganalisis anime, sudah tentu anime itu terpaksa ditonton berulang-ulang. Cukup berat, bukan?
Walau demikian, banyak netizen yang malahan berharap bisa menuntut ilmu di universitas tersebut.